Artikel Terbaru
Mail Instagram Pinterest RSS

Hafal Rumus Matematika itu Penting, Tapi ....


Kebanyakan siswa-siswi memiliki anggapan yang belum tepat ketika belajar matematika. Mereka lebih berfokus kepada menghafalkan beragam rumus yang ada. Atau guru juga merasa sudah cukup, jika siswa mereka sudah hafal rumus yang mereka ajarkan dan mampu mengerjakan soal yang diberikan. Memang menghafal penting di dalam mempelajari matematika, tetapi ada yang perlu ditambahkan, yakni pemahaman. Memahami makna yang masih tersebumbunyi dibalik rumus yang tertuliskan, akan menambah kekuatan dan kemampuan bermatematika siswa.

Sebagai ilustrasi, kita tahu bahwa materi segitiga sudah mulai dikenalkan di kelas 2 SD. Kelas tiga berlanjut, kelas 4 sampai kepada luas segitiga, dan diperdalam lagi pada kelas 5. Ternyata materi luas segitiga juga dipelajari lagi pada jenjang SMP. Saya yakin dengan sangat, bahwa ketika siswa ditanya tentang rumus luas segitiga, mereka akan menjawab dengan lancar.
Suatu segitiga ABC, dengan alasnya a, tingginya t, dan luasnya L, maka berlaku
Setelah menghafal rumus tersebut, maka siswa akan dapat dengan mudah meyelesaikan soal-soal seperti dibawah ini.
Yah soal seperti itu yang dapat dikerjakan dengan mudah. Soal yang sifatnya prosedural, soal yang sifatnya mekanikal. Hanya dengan mengaplikasikan rumus yang ada, masukkan angka-angka yang diketahui, maka problem tersebut sudah terselesaikan. 

Tapi coba sodorkan contoh soal sederhana seperti berikut ini.
Contoh 1
Perhatikan gambar di bawah ini.  ABCD adalah persegipanjang. Titik O adalah perpotongan diagonal-diagonalnya. Apakah segitiga AOC dan segitiga DOC memiliki luas daerah yang sama besar? Berikan penjelasan Anda.

Contoh 2
Lihat gambar di bawah ini. Garis g dan h adalah dua buah garis yang sejajar. Diantara segitiga  ABC dan segitiga ABD, manakah yang memiliki luas lebih besar? Berikan penjelasan Anda.

Kebanyakan siswa kita akan terdiam, ragu dalam menjawab pertanyaan tersebut. Berbagai penjelasan yang diberikan oleh siswa juga tidak mendasarkan pada rumus yang telah mereka hafal. Yah mereka hanya hafal, belum memahami.


Ketika soal-soal tersebut dicooba diberikan kepada siswa, maka setidaknya siswa akan belajar dua hal
1. Membandingkan. Membandingkan luas dua buah segitiga. Artinya, ketika suatu segitiga dengan ukuran alas a dan ukuran tingginya t, dan luasnya L
yang mempengaruhi luasan daerah segitiga adalah ukuran alas dan tinggi. Dengan kata lain, jika ada dua buah segitiga dengan alas dan tingginya sama pada dua buah segitiga, maka luasnya juga akan sama besar, tidak peduli apakah bentuk segitiga tersebut sama atau tidak.

2. Berargumen. Siswa akan belajar berargumen, mempertahankan dan mempertanggungjawabkan pendapatnya, entah dengan intuisi, atau dengan apa yang mereka lihat dengan mata, atau memang dengan pemahaman matematika mereka.

  

0 komentar:

Posting Komentar