Artikel Terbaru
Mail Instagram Pinterest RSS

Tes, Assesmen, Pengukuran, dan Evaluasi dalam Pendidikan dan Pengajaran




Kajian ini memiliki tujuan untuk membantu guru dalam membangun, mengkonstruksi sebuah tes dalam usaha yang cukup untuk mengukur prestasi siswa. Sekarang ini kepercayaan dalam pendidikan, pengajaran memiliki pemahaman tentang testing, assesmen, pengukuran, dan konsep evaluasi dan latihan yang cukup memutuskan prestasi siswa dan dapat dikomunikasikan kepada siswa, orangtua, dan administrator atau pengambil kebijakan lainnya..

Pembuatan tes yang baik mampu menyediakan pengukuran yang akurat tentang prestasi siswa. Sebaliknya, jarangnya atau kurangnya pemberian tes akan menghasilkan pengukuran yang kurang akurat terhadap prestasi siswa dan kesalahan informasi tentang keefektivan pembelajaran.

Tes, penilaian, dan evaluasi pada siswa menuntut kepakaan semua guru. Sayangnya, banyak guru yang memiliki sedikit, jika punya, pendidikan/pengetahuan formal tentang persiapan/mempersiapkan tes untuk mengukur, menilai, dan mengevaluasi prestasi siswa. Sekarang ini seorang guru harus mengetahui dengan baik garis besar tentang pembuatan, perakitan, dan pengadministrasian tes yang baik sehingga dapat digunakan untuk menginterpretasikan hasilnya.



1.        Tes, Penilaian, pengukuran, dan Evaluasi
Tes adalah instrumen penilaian formal yang digunakan untuk memutuskan kemampuan kognitif siswa pada suatu disiplin akademik yang sebaiknya juga bersama-sama dengan informasi kuantitatif tentang psikomotor, dan karakteristik afektif. Tes dalam hal ini juga termasuk rangkaian pertanyaan, pernyataan atau tugas yang diadminitrasikan dari seorang siswa atau kelompok siswa. Karena keterbatasan waktu dan faktor-faktor yang lainnya, tes pada umumnya hanya mengukur tingkah laku. Jadi tes tidak dapat mengukur semua informasi pada siswa ketika belajar, tetapi lebih pada kemampuan yang dipilih dari apa yang telah mereka pelajari. Di sana terdapat dua kategori item tes yang digunakan dalam seting pendidikan: 1) item objektif (atau pilihan ganda) (contoh lainnya, item benar salah, pilihan ganda, , dan menjodohkan). 2) item subjektif (atau respon siswa secara umum) (contoh: melengkapi atau jawaban singkat, studi kasus, dan uraian). Tes objektif memerlukan siswa untuk menyeleksi jawaban benar siswa dari dua atau lebih pilihan jawaban. Item tes subjektif memerlukan siswa untuk mengkonstruksi respon mereka sendiri pada tes pertanyaan atau pernyataan lebih dari menyeleksi dari kemungkinan-kemungkinan jawaban.

Penilaian adalah kajian yang lebih luas daripada tes dan mengarahkan proses umum dari aktivitas mengumpulkan, mensintesis, dan interpretasi formal dan informal data pengukuran. Penilaian menyedikaan informasi komprehensif tentang prestasi individu atau kelompok siswa setiap waktu. Tes merepresentasikan suatu bentuk penilaian yan digunkaan untuk memutuskan prestasi siswa. Teknik penilaian lain mungkin termasuk  di dalamnya adalah observasi performance, portofolio, atau wawancara.

Pengukuran adalah deskripsi kuantitatif prestasi individu pada satu tes atau penilaian multiple (contoh: siswa menjawab 9 dari 10 atau 90% dari pertanyaan yang dijawab benar). Pengukuran harus sebuah tes dan penilaian menghitung performane siswa dan menggunakannya sebagai dasar menentukan rangking. Informasi dalam pengukuran juga digunakan untuk: 1). Memonitor progres siswa, 2). Membantu siswa merencanakan pekerjaan mereka, 3). Mengklasifikasikan dan menempatkan ketertarikan, bakat, dan kesiapan, 4) Menilai program pendidikan, 5) Meningkatkan kurikulum, 6) Menentukan keefektivan pembelajaran.

Evaluasi adalah keputusan secara kualitatif dengan menggunakan hasil pengukuran dari sebuah tes dan informasi penilaian untuk menandakan rangking. Sebagai contoh, jika seorang guru mengindikasikan dan menginformasikan kepada orang tua tentang kemampuan dan hasil capaian “di atas rata-rata”, seorang guru mengkomunikasikan informasi evaluasinya yang berdasarkan pada data pengukuran (skor kuantitatif dan tes dan penilaian). Lihat contoh di bawah ini.


Tes, penilaian, pengukuran dan evaluasi sifatnya relatif. Tes dikumpulkan menjadi pengukuran data yang merupakan bagian dari proses penilaian yang digunakan untuk mengevaluasi prestasi siswa. Tes yang baik merupakan kekuatan proses penilaian, dan merupkan perencanaan yang baik prosedur penilaian untuk meningkatkan validitas, reliabilitas pengukuran yang dapat digunakan untuk mengevaluasi yang lebih besar dan menjadi dasar membuat keputusan tentang siswa.

Untuk mendapatkan Artikel ini dalam bentuk pdf,  klik di sini.
Untuk mendapatkan file PPT artikel, klik di sini.

0 komentar:

Posting Komentar