Artikel Terbaru
Mail Instagram Pinterest RSS

[Eksperimen Sederhana] Mana yang lebih kuat, Balok atau Tabung....


Media Pendidikan Matematika (MPM) 1 adalah mata kuliah yang bertujuan mengembangkan media pembelajaran yang digunakan di sekolah berupa yang biasanya hanya media bangun datar (menemukan luas daerah berbagai bangun datar) dan bangun ruang (menemukan volum berbagai bangun ruang beraraturan). Selama bertahun-tahun produk yang dihasilkan statis, tidak banyak perubahan.  USAID PRIORITAS sedikit banyak memberikan pengetahuan baru bagi saya. Pemahaman tentang Lembar Kerja, Problem Solving, pengajaran yang baik, dan termasuk pengembangan media.
Pada suatu perkuliahan, saya mempraktikan pengembangan media matematika sederhana dan kebermanfaatanya dalam kehidupan. Atau yang sekarang bisa dikenal sebagai Experiential Learning. Berikut yang saya lakukan.
 



Gambar 1: Dosen mennggunakan alat dan bahan sederhana, yakni selembar kertas dalam perkuliahan Media Pendidikan Matematika


Dosen mengambil selembar kertas berukuran A4. Kemudian dipotong menjadi dua buah, yang masing-masing berukuran sama. Satu bagian ujung-ujungnya direkatkan sehingga membentuk balok tanpa tutup, sedangkan satu bagian lainnya dibentuk tabung tanpa tutup. Tampak pada gambar 2.

Gambar 2: balok tanpa tutup dan tabung tanpa tutup yang dibuat dari kertas yang berukuran sama


Kemudian dosen memberikan Pertanyaan dugaan (konjecture) yang dilontarkan pada mahasiswa adalah “Mana yang lebih kuat menahan beban, jika diatasnya kita berikan beban pada keduanya dan berikan alasannya”. Alhasil, beragam dugaan dan argumen yang dihasilkan beragam, dan semakin membuat penasaran mahasiswa peserta mata kuliah.

Gambar 3: Dosen pengampu MPM 1 mendemonstrasikan pemberian beban pada balok tanpa tutup dan tabung tanpa tutup


Setelah dilakukan percobaan, dosen melontarkan satu pertanyaan lagi, “kenapa bisa demikian, jelaskan secara matematis”?. Kemudian diskusi kembali menghangat dari argumen-argumen yang dikemukakan oleh mahasiswa. Beberapa jawaban dari mahasiswa banyak yang mendekati kebenaran.
“bahwa beban yang datang kepada balok tanpa tutup hanya tersebar kepada empat titik/tempat saja, yaitu pada pojok-pojoknya, sedangkan pada tabung tanpa tutup, beban yang datang disebarkan secara merata pada setiap titik pada lingkaran atas. Inilah yang mengakibatkan tabung mampu menahan beban tersebut daripada balok tersebut”.

Gambar 4: penjelasan penyebab kekuatan yang berbeda dari ballok dan tabung

  
Hal inilah yang dimanfaatkan dalam dunia arsitektur/bangunan, salahsatunya bahwa bentuk beton yang lebih kuat adalah yang berbentuk tabung, bukan balok. Kenapa pipa paralon berbentuk tabung, bukan balok, dan masih banyak lagi penjelasan tentang kebermanfaatan matematika sederhana ini.


Catatan: Artikel ini sudah dimuat pada Majalah Online Usaid Prioritas.
http://www.prioritaspendidikan.org/id/post/380/mana-yang-lebih-kuat---balok-atau-tabung--- tertanggal 14 Januari 2015

0 komentar:

Posting Komentar